Rabu, 31 Desember 2014

Instrumen Penelitian



Pada prinsipnya meneliti adalah melakukan pengukuran terhadap fenomena sosial maupun alam. Meneliti dengan data yang sudah ada lebih tepat kalau dinamakan membuat laporan dari pada melakukan penelitian. Namun demikian dalam skala yang rendah laporan juga dapat dinyatakan sebagai bentuk penelitian. (Emory, 1985).
Karena pada perinsipnya meneliti adalah melakukan pengukuran, maka harus ada alat ukur yang baik. Alat ukur dalam penelitian biasanya dinamakan instrument penelitian. Jadi instrument penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur fenomena alam maupun social yang diamati. Secara spesifik semua fenomena inti disebut variable penelitian.
Instrumen-instrumen yang digunakan untuk mengukur variable dalam ilmu alam sudah banyak tersedia dan telah teruji valididtas dan reliabilitasnya. Instrumen-instrumen dalam penelitian pendidikan memang ada yang sudah tersedia dan teah teruji validitas dan reliabilitasnya seperti instrument untuk mengukur motif berprestasi, (n-ach) untuk mengukur sikap, mengukur IQ, mengukur bakat dan lain-lain.
Instrumen tentang kepemimpinan mungkin valid untuk kondisi Amerika, tetapi mungkin tidak valid untuk Indonesia. Untuk itu maka peneliti-peneliti dalam bidang pendidikan instrument penelitian yang digunakan sering disusun sendiri termasuk menguji validitas dan reliabilitasnya.
Jumlah instrument penelitian tergantung pada jumlah variable penelitian yang telah ditetapkan untuk diteliti. Misalnya akan meneliti tentang “Pengaruh Kepemimpian dan Iklim Kerja Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Anak”. Dalam hal ini ada tiga instrument yang perlu dibuat, yaitu :
1.      Instrumen untuk mengukur kepemimpinan
2.      Instrumen untuk mengukur iklim kerja sekolah
3.      Instrumen untuk mengukur prestasi belajar murid

0 komentar:

Posting Komentar

TULIS KOMENTAR DENGAN BAHASA YANG SOPAN

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting Coupons