Skala pengukuran merupakan kesepakatan yang
digunakan sebagai acuan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada
dalam alat kur, sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran
akan menghasilkan data kuantitatif. Dengan skala pengukuran ini, maka nilai
variable yang diukur dengan instrument tertentu dapat dnyatakan dalam bentuk
angka, sehingga akan lebih akurat, efisien dan komunikatif.
Berbagai skala sikap yang dapat digunakan untuk
penelitian Administrasi, Pendidikan dan Sosial antara lain adalah :
1. Skala
Likert, digunaka untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau
sekelompok orang tentang fnomena social.
2. Skala
Guttman, skala pengukuran dengan tipe ini, akan didapat jawaban yang tegas,
yaitu “ya-tidak”; “benar-salah”; “pernah-tidak pernah”; “positif-negatif”; dan
lain-lain.
3. Semantic
Deferential, skala pengukuran yang dibentuk semantic deferensial dikembangkan
oleh Osgood. Skala ini juga digunakan untuk mengukur sikap, hanya bentuknya
tidak pilihan ganda atau checklist, tetapi tersusun dalam satu garis kontinum yang
jawabannya “sangat positifnya”, terletak dibgian kanan garis, dan jawaban yang
“sangat negatif” terletak dibagian kiri garis.
4. Rating
Scale, dari ketiga skala pengukuran seperti yang telah dikemukakan, data yang
diperoleh semuanya adalah data kualitatif yang keemudian dikuantitatifkan.
Ke
empat jenis skala tersebut bila digunakan dalam pengukuran, akan mendapatkan
data interval, ataupun rasio. Hal ini akan tergantung pada bidang yang diukur.
13.26
Unknown

0 komentar:
Posting Komentar
TULIS KOMENTAR DENGAN BAHASA YANG SOPAN