Data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup
banyak, untuk itu maka perlu dicatat secara teliti dan rinci. Seperti telah
dikemukakan, makin lama peneliti ke lapangan, maka jumlah data akan makin
banyak, kompleks dan rumit. Untuk itu perlu segera dilakukan analisis data
melalui reduksi data. Mereduksi data berarti merangkum, memeilih hal-hal yang
pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan
membuang yang tidak perlu. Dengan demikian data yang telah direduksi akan
memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan
pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan. Reduksi data
dapat dibantu dengan peralatan elektronik seperti komputer mini, dengan
memberikan kode pada aspek-aspek tertentu.
Dalam suatu situasi sosial tertentu, peneliti dalam
mereduksi data mungkin akan memfokuskan pada murid dari keluarga orang tua
miskin, pekerjaan sehari-hari yang dikerjakan, dan rumah tinggalnya. Dalam
bidang manajemen, dalam mereduksi data mungkin peneliti akan memfokuskan pada
bidang pengawasan, dengan melihat perilaku orang-orang yang menjadi pengawas,
metode kerja, tempat kerja, interaksi antara pengawas dan yang diawasi, serta
hasil pengawasan.
Dalam mereduksi data, setiap peneliti akan dipandu
oleh tujuan yang dicapai. Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah pada
temuan. Oleh karena itu, kalau peneliti dalam melakukan penelitian, menemukan
segala sesuatu yang dipandang asing, tidak dikenal, belum memiliki pola, justru
itulah yang harus dijadikan perhatian peneliti dalam melakukan reduksi data.
Reduksi data merupakan proses berfikir sensitif yang
memerlukan kecerdasan dan keluasan dan kedalaman wawasan yang tinggi. Bagi
peneliti yang masih baru, dalam melakukan reduksi data dapat mendiskusikan pada
teman atau orang lain yang dipandang ahli. Melalui diskusi itu, maka wawasan
peneliti akan berkembang, sehingga dapat mereduksi data-data yang memiliki
nilai temuan dan pengembangan teori yang signifikan.
07.19
Unknown

0 komentar:
Posting Komentar
TULIS KOMENTAR DENGAN BAHASA YANG SOPAN